Sejarah Teknik Kimia

Program Studi/PS Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang mulai beroperasional pada tanggal 20 Agustus 1981 namun SK Pendirian tertanggal 9 maret 1984 dengan nomor surat keputusan 090/0/1984. Akreditasi terakhir dengan nilai kualifikasi C dari Badan Akreditasi Nasional/BAN Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor: 016/BAN-PT/Ak-XII/S1/VI/2009 dan bernaung di bawah Universitas Muhammadiyah Palembang (disingkat UMP). Universitas ini dipimpin oleh seorang Rektor dan empat orang Wakil Rektor. Wakil Rektor I membidangi Akademik. Wakil Rektor II membidangi manajemen SDM, Keuangan, dan Pengembangan Usaha. Wakil Rektor III membidangi Pembinaan Mahasiswa, Alumni, Kerjasama dan Kehumasan dan Warek IV membidangi Al Islam dan Kemuhammadiyahan.

Rektorat didukung oleh Biro Administrasi Umum, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), Biro Keuangan (BUK), Biro Humas, Lembaga-Lembaga seperti; Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), dan Unit Pelaksana Teknis (UPT), seperti Perpustakaan, Pusat Komputer, Penerbitan dan Percetakan, Kantor Urusan Internasional, Career Development Center (CDC) dan Laboratorium-laboratorium.

Visi Program studi “Menjadi Program Studi berstandar nasional, menghasilkan sarjana Teknik Kimia yang mampu berkompetisi, unggul dan Islami tahun 2022”. Visi ini dilengkapi dengan misi dan tujuan serta sejumlah sasaran yang berhubungan dengan Keteknikimiaan dan dunia kerja.

Untuk mencapai Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Pimpinan dan seluruh Sivitas Akademika melakukan evaluasi diri dengan menggunakan Analisa SWOT atau Analisa kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan.

Komponen yang dievaluasi meliputi; Masukan, mencakup: Visi dan misi program studi, Tujuan dan sasaran, Mahasiswa, Sumberdaya manusia, Kurikulum, Sarana dan prasarana, Pembiayaan. Kemudian Proses, mencakup: Tatapamong (governance), Pengelolaan program, Kepemimpinan, Proses pembelajaran, Suasana Akademik, Penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat. Komponen lain yaitu Keluaran/Hasil, mencakup: Lulusan, Keluran lainnya: publikasi hasil penelitian dan atau produk penelitian dalam bentuk paten, rancang bangun, prototip, perangkat lunak, dan sebagainya. Terakhir komponen Dampak, mencakup: Sistem informasi, Sistem peningkatan dan penjaminan mutu.